Maxtor,
sebelumnya Quantum. Murah dan relatif lebih cepat. Dengan Meningkatnya Suara
Motor, mengakibatkan bad pada surface dan gagal dalam pendeteksian. Masalah
paling Banyak adalah dikenal sebagai ALIASnya. tidak disarankan untuk menyimpan
data-data penting pada HDD ini. dan Backup berkesinambungan sangat disarankan.
Perbaikan merupakan bagian dasar dari proses Data Recovery. Beberapa diantaranya
setelah direpair dapat berjalan dalam waktu yang lama. kecuali untuk beberapa
tipe tertentu. perbaikan hanya dapat berjalan dalam beberapa minggu. Data dari
HDD ini dapat direcover sepenuhnya, tetapi repair sangat tidak disarankan.
|
Gejala |
Penyebab |
Repair |
Data Recovery |
|
Mulai dan kemudian berhenti |
Rusak pada Factory Table |
yes |
yes |
|
Tidak spin-up |
Board Controller Problem |
yes |
yes |
|
Tidak memungkinkan dipartisi |
Rusak Table Translator |
yes |
yes |
|
Bunyi dari head |
Board Controller atau Servo Problem |
yes/no |
yes/no |
![]()
Seagate
merupakan merk diantara yang dikenal lebih reliable. Disk pada tipe Barracuda 4,
5 dan SATA adalah merupakan HD yang cepat. Masalah utama dari Harddisk ini
adalah temperatur yang tinggi. Kebanyakkan kerusakkan pada Board Controller dan
Motor spin. Tipe U series lebih banyak bermasalah pada head reading karena
ketidak stabilan pada platter. Data Recovery untuk merk Seagate merupakan prose
yang membutuhkan waktu, terutama pada hal-hal yang bersifat mekanik. peluang
sukses termasuk tinggi.
|
Gejala |
Sebab |
Repair |
Data Recovery |
|
File system failures |
Ketidak stabilan sektor |
yes |
yes |
|
Partition management not possible |
Table Translator Rusak |
yes |
yes |
|
Knocking |
Head Positioning error |
yes/no |
yes/no |
|
Does not spin up |
Board Controller |
no |
yes |
|
Knocking noise from the heads |
Damage in disk track 0 atau Servo Motor |
yes/no |
yes/no |
Merupakan
harddisk yang Bagus dan cepat serta dapat diandalkan, Tetapi masih tidak terlalu
reliable, terutama untuk model DTLA dan AVER.Jika pada saat dinyalakan , HDD
tidak terdeteksi dan deteksi memerlukan waktu yang lama. maka ini merupakan awal
dari masalah. Harddisk ini bisa diperbaikki lagi dan jika benar dapat berfungsi
lagi untuk waktu yang lama. Kecuali Harddisk ini mengeluarkan suara berisik, dan
akan mengakibatkan kerusakan serius di Platter. Data masih bisa diselamatkan,
tapai sangat sulit sekali jika permukaan platter telah tergores dengan parah.
Produk untuk Merk IBM telah discontinued.
|
Gejala |
Sebab |
Repair |
Data Recovery |
|
Unusual noises during operation |
Fault table overflow |
yes |
yes |
|
Partition management not possible |
Fault table translator damaged |
yes |
yes |
|
No access to the file system |
Bad sector relocation errors |
yes |
yes |
|
Knocking noise from the heads |
Damage in disk track 0 or in the switching |
yes/no |
yes/no |
|
Not detected by the BIOS |
Disk controller damaged |
yes |
yes |
|
Disk does not spin up |
Heads stuck to the disk surface |
yes/no |
yes/no |
|
Disk does not spin up |
Stuck motor bearings |
yes |
yes |
![]()
Hitachi
merupakan pelanjut dari Produk IBM. kebanyakkan untuk Produk Hitachi adalah
valid produk IBM juga.
|
Gejala |
Sebab |
Repair |
Data Recovery |
|
Unusual noises during operation |
Fault table overflow |
yes |
yes |
|
Partition management not possible |
Fault table translator damaged |
yes |
yes |
|
No access to the file system |
Bad sector relocation errors |
yes |
yes |
|
Knocking noise from the heads |
Damage in disk track 0 or in the switching microcircuit |
yes/no |
yes/no |
|
Not detected by the BIOS |
Disk controller damaged |
yes |
yes |
|
Disk does not spin up |
Heads stuck to the disk surface |
yes/no |
yes/no |
|
Disk does not spin up |
Stuck motor bearings |
yes |
yes |
![]()
Western
Digital, Walaupun cukup terkenal di waktu dulu, tetapi tetap tidak bisa dianggap
sangat reliable sekali. Disk yang diproduksi dalam belakangan 3 - 4 tahun sangat
jarang ditemukan dapat berfungsi dengan baik. Model model yang baru cukup
menjanjikan dalam harga dan kapasitas. Beberapa model terbaru dari merk ini
sering ditemukan untuk direpair, mungkin ini diakibatkan karena popularirasnya
yang kurang. Kebanyakkan dari masalah dari Harddisk ini adalah tiba-tiba
terdetaksi banyak bad sector pada surface, sehingga gagal untuk dideteksi BIOS.
design yang spesifik pada Board kadang kadang membuat proses data recovery
menjadi lebih sulit. tapi Harddisk ini merupakan tingakt kesuksesan repair dan
data recovery yang tinggi.
| Gejala | Sebab | Repair | Recovery Data |
| Partition management not possible | Fault table translator damaged | yes | yes |
| No access to the file system | Bad sector relocation errors | yes | yes |
| Knocking noise from the heads | Damage in disk track 0 or in the switching microcircuit | yes/no | yes/no |
![]()
Samsung,
merupakan harddisk yang berpenampilan menarik, High reliability dan harga yang
menarik. harddisk ini banyak masalah pada tiba-tiba rusak dengan alasan-alasan
yang tidak diketahui. Untuk tipe IDE, Harddisk mulai bermasalah setelah
berfungsi selama 1 - 2 tahun. Data Recovery untuk model ini adalah merupakan
tingkat yang sangat sulit. oleh karena itu backup yang teratur sangat dianjurkan.
| Gejala | Sebab | Repair | Recovery Data |
| Starts and then halts | Destroyed factory loading tables | yes | yes |
| Does not spin up | Faulty motor control circuit or links | yes | yes |
| Partition management not possible | Fault table translator damaged | yes | yes |
| Knocking noise from the heads | Damage in disk track 0 or in the switching microcircuit | yes/no | yes/no |
![]()
Fujitsu.
Boleh dikatakan berjaya di masa dulu. tapi sekarang tidak lagi. Dengan kehadiran
model MPG. tipe ini memunculkan satu pandangan buruk. harddisk bisa berjalan
normal, tetapi tiba tiba bisa mati sendiri pada saat digunakan. Harddisk menjadi
tidak bisa dikenal oleb BIOS perbaikan demi perbaikan dilakukan, tetapi tetap
tidak memberikan hasil yang memuaskan. Data recovery untuk harddisk ini termasuk
gampang gampang susah. harddisk kebanyakan dapat diperbaiki tetapi hasil
perbaikan tidak menjamin dapat berjalan dengan stabil dan lama. Fujitsu telah
menghentikan produksi harddisknya terutama untuk Harddisk desktop.
| Gejala | Sebab | Repair | Recovery Data |
| Not detected by the BIOS | Destroyed factory loading tables in the HDD service area due to a controller fault | yes | yes |
| No access to the file system | Destroyed factory loading tables in the HDD service area responsible for the information | yes/no | yes/no |
| Knocking noise from the heads | Mismatch between BIOS data and the loading tables | yes | yes |
| Knocking noise from the heads | Damage in disk track 0 or in the switching microcircuit | yes/no | yes/no |
| Partition management not possible | Fault table translator damaged | yes | yes |
| Does not start | Controller fault | yes | yes |
Service Area ( Firmware data )
Semoga artikel ini bermanfaat untuk semuanya.
Firmware data penting untuk suatu pengoperasi harddisk. Tanpa adanya Firmware
suatu harddisk tidak akan bisa beroperasi dengan baik. Begitu juga jika Firmware
data rusak/corrupted. Kebanyakkan Firmware data di simpan di dalam harddisk yang
disebut dengan Service Area. Service Area ini berada didalam piringan/ platter .
Untuk Merk Maxtor SA berada di posisi paling luar dari platter. Dan ada juga
berada di posisi inner platter. Dan ada juga mengalokasikan service area berada
di tengah platter. Semua ini tergantung dari produsennya.
Service Area di dalam harddisk terproteksi sedemikian rupa sehingga hanya bisa
diakses dengan command pabrikan dan tidak bisa diakses dengan cara pengaksesan
standard PC. Jelas service Area fungsinya untuk mengontroll harddisk dan selalu
aktif pada saat harddisk ini sedang digunakan. Jadi untuk mencegah hal yang
tidak diinginkan Service Area ini tentu akan diproteksi dari cara akses normal
Terus apa saja yang berada di dalam Service area ini. Berikut penjelasannya :
Berikut adalah Content dari Service Area :
- Servo Information atau Servo fileds
- Firmware Microcode ( Operational program ) yang bersifat resident maupun Non
resident.
- Smart Data
- Configuration Setting dan Table
- HDD passport ID
- Routine Selfscan ( Auto reallocation System )
- Table of Defect.
Servo Information / Servo Fields
Servo Information ini penting untuk pengoperasian suatu harddisk. Fungsinya
adalah untuk mengarahkan Magnetic head yang berada di dalam HAD ke posisi sector
yang benar dan tetap menjaga presisinya pada posisi trach/cyl yang benar. Servo
Information ini sudah ditentukan sedemikian rupa pada proses pembuatan harddisk
dengan menggunakan Servo writer yang memiliki akurasi presisi tinggi.
Firmware Microcode
Koleksi dari program-program yang dibutuhkan untuk pengoperasian
komponen-komponen harddisk. Berfungsi untuk proses initialisasi, kalibrasi,
mengontroll kecepatan rotasi spindle motor, pengiriman data pada interface
harddisk. Firmware microcode adalah merupakan integrasi antara program IC yang
berada di PCB dan yang berada di Platter. Versi Firmware yang berada di piringan
dan PCB tentu harus sama. Jika firmware code yang berada di PCB tidak sama
dengan micro code yang berada di piringan tidak sama tentu tidak akan bisa
membuat harddisk ini beroperasi dengan benar. Kadang malah akan bisa langsung
membuat kerusakkan menjadi lebih parah. Yang termasuk dalam Firmware Microde
adalah : Loader , Overlay Code/ROM, ATA Controller, Calibrasi , Addaptive Data,
Spindle Motor Controller, Flash ROM, dll.
SMART DATA.
Teknologi smart selalu digunakan dalam teknologi harddisk. Smart data digunakan
untuk menentukan umur dari harddisk ini. Dari Smart data yang diberada di
Firmware Zone ini akan didapatkan nilai reliability dari harddisk ini sendiri.
Seperti temperature harddisk, Total bad sector record, Motor rotation, Seek
error rate, read error rate, dll
Configuration Setting dan Table
Configursi disini berarti Configurasi dari struktur Phisical dan logical dari
space yang telah dialokasikan dalam user data area. Biasanya di istilahkan
dengan istilah ZONE TABLE.. Zone Table ini akan disesuaikan dengan total head
yang berada di dalam HDA. Jika Head lebih dari satu. Maka masing-masing dari
head akan memiliki Zone table sendiri juga. Dari segi pabrikan kadang untuk
meminimal biaya ada beberapa capacity harddisk keluar dengan capasitas setengah
dari kapasitas sebenarnya. Kondisi ini bisa disebabkan karena ada kerusakan pada
salah satu head atau salah satu sisi piringan pada saat proses pembuatan.
Sehingga supaya harddisk ini masih bernilai ekonomis biasanya dari sisi pabrik
akan mengeluarkannya dengan kapasitas setengah dari ukuran sebenarnya.
HDD Passport ID
Hanya berisi informasi dari ID harddisk ini dan detail informasi saja.
Routine Selfscan
Selfscan adalah suatu sistim yang berada di dalam harddisk yang mampu untuk
melakukan selfrepairing pada saat harddisk ini digunakan oleh user. Semua
harddisk memiliki fungsi seperti ini. Jadi sebenarnya untuk setiap haddisk yang
kita gunakan sudah ada satu sistim selfscan yang berada di dalam harddisk ini
yang siap memperbaikinya sendiri jika ada kerusakan yang terjadi. Sistim ini
diciptakan hanya untuk meminimalkan jumlah harddisk yang kembali ke pabrik pada
masa garansi. Jadi tentu tidak akan berfungsi perfect 100%. Biasanya fungsinya
hanya mengontroll bad sector reallocation saja.
Table of Defect.
Harddisk tidak mungkin diproduksi tanpa bad sector. Walaupun harddisk itu masih
baru atau produk baru, harddisk itu tetap ada bad sectornya. Intinya sangat
tidak memungkinkan untuk suatu produsen memproduksi harddisk tanpa bad sector.
Tapi kalau kita beli harddisk baru, harddisk itu bisa digunakan dengan baik
alias tidak ada bad sector. Jelas sekali karena bad sectornya telah di
alokasikan pada saat produksi. Dan alokasinya itu yang disebut dengan Table of
defect.. beberapa istilah untuk Table defect yang sering digunakan adalah P-LIST
( Production Defect Table ) dan G-LISt ( Grown Defect list.
Apa yg dimaksud dengan :
1. P-List
2. G-List
3. H-List
4. UNC
5. AMNF
6. IDNF
7.T0NF
8. Hot Swap
1. Primary List : Tabel kerusakan sector yg dibentuk saat HDD berada di produsen. :: HDD dari produsen pun sudah bad sector !
2. Growing Defect Table = Generated User List. Tabel kerusakan sector yang
dicatat saat HDD digunakan oleh user :: Saat penggunaan, bad sector terus
bertambah !
3. Hidden List = Tabel gabungan P-List and G-List.
4. Uncorrected = "soft" bad sector. kode 40H. dapat dihilangkan dengan
menggunakan HDDRegen/MHDD erase waits
5. Address marker Not found = "firmware" bad sector. Dapat dihilangkan dengan
menggunakan perintah remap MHDD
6. Identity Not Found = "firmware" bad sector. Dapat dihilangkan denagn
menggunakan "erase" MHDD
7. Track 0 Not Found = "firmware" bad sector. Dapat dihilangkan dengan
menggunakan "erase" lalu scan+remap MHDD
8. Metode pemindahan PCB donor (sehat) ke HDD yg bermasalah dengan keadaan PCB
masih hidup (tanpa mematikan power HDD - hanya menghentikan rotor HDD). Mirip
dengan teknik BIOS cloning di Mainboard.

SONE Computer